Cegah Panic Buying Dengan 6 Tips Belanja Bijak Ini

Merebaknya pandemi corona memicu banyak orang jadi melakukan panic buying. Kebanyakan dari mereka takut kehabisan stok dan ada juga yang menimbun karena takut harganya keburu naik. Padahal sebenarnya panic buying ini yang justru memicu kenaikan harga bahan makanan.

Berikut  panduan belanja bijak supaya kamu nggak perlu menimbun stok makanan terlalu banyak ya rekan buana. Iya kalau semua dipakai, kalau nggak? Kan sayang juga~

1. Pertama, wajib hukumnya menyusun daftar belanja untuk dua minggu ke depan

Waktu dua minggu merupakan rentang aman bagi makanan supaya nggak basi. Nah, tujuan bikin daftar belanja ini adalah biar kamu nggak impulsif ambil banyak barang saat di swalayan. Lagipula, waktu belanja bakal lebih cepat karena sudah jelas mau beli apa saja.

2. Jangan apa-apa langsung masukin keranjang, mending utamakan bahan pokok dulu

Lagi #JagaJarakSejenak bukan berarti mesti borong semua camilan buat di rumah lo! Daripada borong macam-macam, mending pastikan semua kebutuhan atau makanan pokok seperti beras, telur, dan gula terpenuhi dulu. Tapi jangan banyak-banyak juga belinya, yang penting cukup untuk dua minggu sementara.

3. Belanjalah secukupnya sesuai jumlah anggota keluarga di rumah

Kalau kamu cuma tinggal berdua ya belinya secukupnya saja. Takutnya sudah menimbun banyak, eh malah nggak kemakan dan keburu kedaluwarsa. Lagipula, manusia rata-rata cuma butuh sekitar 1500 kalori kok sehari. Dan, itu sudah bisa kamu dapatkan dari tiga piring nasi beserta lauk pauk sederhana porsi sedang.

4. Belilah bahan yang sekiranya bisa diolah menjadi banyak jenis sajian

Contohnya, kamu bisa beli kentang, jagung, atau ayam. Ketiga jenis bahan ini bisa kamu olah jadi beraneka ragam masakan lo! Misalnya kentang, bisa kamu jadikan kentang goreng untuk cemilan atau kalau mau dijadikan makanan berat ya bikin saja mashed potato. Cara ini juga bisa bikin pengeluaran nggak bengkak lo!

5. Sementara waktu, kamu bisa beralih ke makanan beku dulu

Nah, karena lagi nggak dianjurkan untuk keluar-keluar, coba beralih ke frozen food alias makanan beku sementara. Meski kurang segar, tapi makanan beku jauh lebih awet daripada sayuran biasa. Usahakan beli yang tanggal kedaluwarsanya masih cukup lama, ya!

6. Cobalah untuk mengolah makanan sederhana yang nggak butuh banyak bahan

 

Di samping bisa berbagi bahan dengan pembeli lain, kamu juga bakal lebih hemat. Ada beberapa makanan yang bisa kamu buat misalnya omelet mi instan atau nasi dengan telur ceplok. Kelihatannya sederhana, tapi tetap bakal terasa kok nikmatnya.

Selain menguntungkan diri sendiri karena bisa berhemat, belanja bijak tanpa menimbun stok juga memberi kesempatan orang lain agar sama-sama bisa berbelanja kebutuhan pokok. Memang lagi #JagaJarakSejenak, tapi nggak mesti harus panic buying kamunya.

 

 

 

 

source: hipwee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *