Kampus Diharapkan Memiliki Organisasi Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara (Malut) berharap, perguruan tinggi di Malut, memiliki organisasi kemahasisiswaan terkait dengan anti narkoba.

Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol Richard M. Nainggolan, menyampaikan peran aktif mahasiswa untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus, harus dimulai dari sekarang. Sebab Indonesia awalnya hanya negara transit narkoba, namun sekarang para bandar menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan peredaran narkoba.
Jenderal bintang satuini menuturkan, setiap elemen bangsa harus berperan dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) termasuk mahasiswa di kampus. Mahasiswa harus berperan aktif misalnya dengan membentuk organisasi untuk menghimpun Satgas dan relawan anti narkoba di kampus.
” Dengan organisasi mahasiswa anti narkoba yang di SK-kan Rektor, mahasiswa dapat melakukan banyak hal, misalnya mengadakan kegiatan sosialisasi di kampus, melaksanakan tes urin dan mengusulkan integrasi kurikulum P4GN masuk dalam mata kuliah sebagai upaya pencegahan,” kata Richard.

Ia berharap dengan melibatkan mahasiswa kedalam upaya preventif di lingkungan kampus menjadikan kampus yang bersih narkoba.
Nah menurut Rekan Buana, ini cetusan yang sangat positif ya, semua ini dilakukan pastinya untuk membersihkan generasi muda dari pengaruh narkoba, apalagi lingkungan kampus tempat banyaknya pergaulan. Rekan buana setuju enggak sih kalau kampusnya ada Organisasi Anti Narkoba ?

Tinggalkan Balasan