Penyakit Zaman Now

Eh Rekan Buana, udah tau penyakit yang barubaru ini cukup mengkhawatirkan masyarakat kita belom? Itu loooh, Difteri. Dari namanya aja Difteri itu maksudnya infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, kadang bisa memengaruhi kulit. Penyakit ini tuh menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa loh Rekan Buana.
Tapi, setiap penyakit ada obatnya. Alangkah lebih baik kalo kita mencegah yakan Rekan Buana? Jadi, caranya itu
dengan imunisasi dan imunisasi terhadap difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib pemerintah Indonesia.
Kenapa ya, seseorang bisa kena Difteri? Jadi, Difteri disebabkan oleh bakteriCorynebacterium diphtheriae. Penyebaran bakteri ini dapat terjadi dengan mudah loh, terutama untuk orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Penularan yang harus Rekan Buana perhatikan itu seperti, terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan difteri yang paling umum. Barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, contohnya mainan atau handuk.Sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga. Hmm, berarti memang hidup sehat itu wajib ya Rekan Buana.

Bakteri difteri akan menghasilkan racun yang akan membunuh sel-sel sehat dalam tenggorokan, sehingga akhirnya menjadi sel mati. Sel-sel yang mati inilah yang akan membentuk membran (lapisan tipis) abu-abu pada tenggorokan. Di samping itu, racun yang dihasilkan juga berpotensi menyebar dalam aliran darah dan merusak jantung, ginjal, serta sistem saraf.
Terkadang, difteri bisa jadi tidak menunjukkan gejala apapun sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi. Apabila tidak menjalani pengobatan dengan tepat, mereka berpotensi menularkan penyakit ini kepada orang di sekitarnya, terutama mereka yang belum mendapatkan imunisasi.

Nah ini gejala dari difteri, perhatikan ya Rekan Buana. Kayak terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.Demam dan menggigil. Sakit tenggorokan dan suara serak. Sulit bernapas atau napas yang cepat. Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.Lemas dan lelah. Pilek. Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah.
Difteri juga terkadang dapat menyerang kulit dan menyebabkan luka seperti borok (ulkus) loh Rekan Buana. Ulkus tersebut akan sembuh dalam beberapa bulan, tapi biasanya akan meninggalkan bekas pada kulit.
Segera periksakan diri ke dokter ya Rekan Buana kalokalo ada ciriciri dari gejala Difteri itu dan jangan lupa berbagi ilmu tentang difteri ini ke orang sekitar Rekan Buana, biar bermanfaat. Hehehe. Soalnya, penyakit ini harus diobati secepatnya untuk mencegah komplikasi. Sehat selaluuu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *